foto (Karimun jawa)
Sebelum merencanakan liburan ke Karimunjawa, ada baiknya kita memerhatikan beberapa hal berikut ini. Agar liburan kita semakin nyaman dan seru.
Keindahan alam yang disajikan Karimunjawa tidak kalah menariknya dengan keindahan alam yang ada di Indonesia bagian timur. Pemandangan alam yang masih alami, laut yang biru, taman bawah laut yang indah, hingga penangkaran ikan hiu bisa kita jumpai di Karimunjawa.
Di karimunjawa juga sudah banyak dibangun penginapan-penginapan untuk bermalam di sana. Transportasinya pun bisa terbilang mudah. Kita bisa menempuhnya dengan naik kapal cepat atau naik pesawat dari kota Semarang. Namun ada beberapa hal yang harus kita perhatikan jika ingin liburan ke Karimunjawa.
1. Jangan sampai salah waktu
Pemilihan tanggal mempengaruhi jenis dan waktu tempuh transportasi yang akan digunakan untuk menyeberang ke Karimunjawa. Jika ingin berangkat dari Semarang, lebih baik pergi di hari Sabtu atau Kamis. Karena hanya terdapat 1 kapal yang berangkat dari Semarang di hari Sabtu dan Kamis. Selain itu ada juga pesawat cesna yang berangkat dari Semarang di hari Kamis dan Jumat. Jika ternyata berhalangan berangkat di hari tersebut, terpaksa harus ke Kabupaten Jepara terlebih dulu. Di sana ada 2 kapal jenis feri, yaitu Express Bahari dan Siginjai. Keduanya hanya memiliki 1 jadwal keberangkatan tiap harinya.
2. Selalu pakai alas kaki, ya!
Untuk menjaga keamanan dan keselamatan kita, gunakan terus alas kaki kita, ya! Karena Pulau Karimunjawa dikenal memiliki banyak serpihan karang-karang tajam, dan bulu babi yang bisa saja melukai kaki kita. Sebab, karang mengandung zat mocus yang saat tergores akan meninggalkan sejumlah kecil protein hewani dan bahan berkapur pada luka.
3. Mencicipi seafood
Kurang afdol mengunjungi Karimunjawa jika tidak makan seafood di alun-alun. Biasanya alun-alunnya mulai ramai pada pukul 7-11 malam. Di sini tersedia berbagai hidangan seafood segar, mulai dari lobster, kepiting, cumi dan udang super besar, sampai kerang. Kita bisa memilih beragam bumbu untuk menunya, ada saus rica-rica sampai kecap pedas manis. Begitu pula dengan metode pengolahan, digoreng atau dibakar sesuai dengan selera kita.
4. listrik hanya menyala di malam hari
Nah, ini juga yang harus kita perhatikan sebelum ke Karimunjawa. Listrik di sana hanya menyala dari pukul 5 sore sampai 6 pagi saja. Sebaiknya segera charge handphone atau powerbank, saat listrik menyala. Tentunya saat listrik mati di siang hari, kita bisa menghabiskan waktu di luar dengan berbagai aktivitas yang seru di pantai. Saat malam hari tiba, biasanya ada pesta api unggun yang dilakukan di beberapa homestay. Dijamin akan menambah rasa kebersamaan antar wisatawan, baik itu lokal maupun mancanegara.

0 Komentar